Ketika Bandung Melara

Ketika Bandung Melara

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 21, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Sellyna tidak lahir di bandung, dia hanya mampir, memotret kemudian pergi. Baginya kota ini sangat menarik, toko kue buatan bunda, rajutan istimewa buatan nenek, tanaman mawar merah di halaman rumah, ke braga bersama Stella dan melukis hal paling berharga dalam hidupnya. Ia tumbuh dengan manis, baik dan lembut. Namun Bandung memberikannya pelajaran lebih baik dari pada Jakarta, jalan curam yang membuatnya jatuh ke tiap-tiap celahnya, hingga akhirnya ia berhasil. Ia menang atas takdirnya, sampai akhirnya Sellyna kembali ke Bandung dan melanjutkan hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines