Season 2 dari cerita Cakrawala di Balik Ambang [Kim Sunoo]
Sepuluh tahun telah berlalu sejak badai duka merenggut separuh nyawa Langit Jeandra Alghava di dinginnya perairan Berlin. Kini, Langit telah menjelma menjadi seorang kardiolog muda yang sukses dan disegani. Namun, di balik jas putih dan reputasi medisnya yang cemerlang, hati Langit tetaplah sebuah "ruang otopsi" yang dingin, kaku, dan terkunci rapat dari segala jenis emosi. Ia hidup dalam rutinitas yang monoton, terjebak dalam janji masa lalu untuk tidak akan pernah membiarkan dirinya merasa bahagia lagi.
Namun, takdir memiliki selera humor yang unik. Di sebuah peron stasiun kereta yang bising, Langit bertemu dengan Aruna-seorang mahasiswi seni asal Indonesia yang tengil, ceroboh, dan sama sekali tidak bisa berbahasa Jerman. Pertemuan yang berawal dari insiden salah beli tiket itu ternyata membawa Aruna menjadi tetangga tepat di sebelah pintu apartemen Langit.
Aruna adalah anomali. Ia masuk ke hidup Langit tanpa izin, membawa aroma nasi goreng terasi ke apartemennya yang steril, dan menantang setiap tembok dingin yang Langit bangun dengan tawa yang berisik. Melalui kanvas dan kuasnya, Aruna perlahan mulai mewarnai kembali hidup Langit yang selama ini hanya hitam-putih.
Mampukah dr. Langit Alghava mendiagnosa detak jantungnya sendiri yang mulai berdegup tidak keruan? Dan sanggupkah ia menceritakan rahasia tentang "Angkasa" kepada gadis yang mulai mencuri hatinya, sebelum masa lalu kembali datang untuk menguji keberaniannya dalam mencintai?
"Karena mencintai adalah operasi jantung paling berbahaya yang pernah dilakukan oleh seorang Langit Jeandra Alghava."
All Rights Reserved