Populer, Tapi Salah Fokus

Populer, Tapi Salah Fokus

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 17, 2026
Zhavira Keyvara bukan tipe siswi yang mengejar popularitas-popularitas justru mengejarnya. Sebagai siswi pindahan yang sudah dikenal se-kota, niatnya sederhana: sekolah dengan tenang, berteman biasa, dan menjalani hari-hari normal seperti siswa lain. Sayangnya, semua rencana itu berantakan sejak hari pertama. Perhatiannya tanpa sengaja tertuju pada Arlend Kaiden-murid lama yang terkenal cuek, logis, dan selalu menyangkal perasaannya sendiri. Cowok yang selalu membantu dengan alasan paling sepele. Cowok yang bersikap dingin setiap kali ketahuan peduli. Sementara Zhavira santai menanggapi segalanya, Arlend justru semakin sering kehilangan fokus. Setiap senyum, tawa, dan komentar polos Zhavira perlahan merusak logika yang selama ini ia banggakan. Di tengah gosip sekolah, teman-teman yang gemar menjodohkan, dan perhatian yang tak pernah diminta, hubungan mereka berjalan pelan-tanpa pengakuan, tanpa janji, hanya penuh momen kecil yang sulit diabaikan. Ini bukan cerita cinta yang meledak-ledak. Ini tentang dua orang yang sama-sama populer dengan caranya masing-masing... dan sama-sama salah fokus tanpa mau mengaku.
All Rights Reserved
#872
gengsi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines