"Spasme"

"Spasme"

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete about 22 hours ago
"Kenapa kau begitu memaksakan diri dengan gulungan itu? Kau bukan lagi anggota Root. Kau tidak perlu membuktikan apa-apa pada Danzo yang sudah mati." Mendengar kalimat itu, Sai terdiam. Senyum palsunya perlahan memudar, digantikan oleh tatapan yang lebih jujur. "Aku hanya tidak ingin menjadi beban. Kau dan Naruto semakin kuat dengan kecepatan yang mengerikan. Jika aku tidak menemukan cara untuk melampaui batasku sendiri, aku akan tertinggal di belakang bayangan kalian." . . Warn! Cerita ini hanyalah Fiktif belaka, apabila ada Kesamaan Watak Tokoh, Alur atau Setting cerita, itu hanyalah Kebetulan semata dan Tidak Ada unsur Kesengajaan. Just for Fun. Enjoy! a SAI Fanfiction by AiRi
All Rights Reserved
#417
fanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikahi Uchiha : Expectation vs Reality
  • What about me, pang? | Pangwave Ft.others
  • ᵒ̲ⁿ̲ᵍ̲ᵒ̲ⁱ̲ⁿ̲ᵍ̲ Adultrace ▪ nomin
  • LIVING WITH BADBOY
  • My Wife ✓ END [Sasusaku]
  • UNTIL OF STORY (JENLISA)
  • X
  • SAKUSA X ATSUMU X KITASHIN [obsessed!?]
  • 𝐌𝐲 𝐥𝐢𝐟𝐞 ��𝐰𝐢𝐭𝐡 𝐚𝐤𝐚𝐭𝐬𝐮𝐤𝐢 Seson 2
  • °GINJI°♡【HIATUS!】

Sakura pikir hidup bersama Sasuke akan tenang setelah nikah-karier tetap berjalan, rumah adem, dan family planning? Sudah dibicarakan matang. Mereka berencana menunda untuk memiliki momongan dan fokus berduaan, tapi kenyataannya? Suami cool nan misterius saat pacaran berubah menjadi mesin gas pol 24/7 di malam hari, bahkan siang hari setelah resmi menjabat sebagai suami. Belum cukup? Sasuke juga auto jadi bodyguard full-time: overprotektif, tak mengijinkan Sakura bertemu siapa-siapa, dan tiap hari mendapat roastingan dari Itachi dan ibunya. Sampai akhirnya ... keadaan berubah menjadi siaga merah karena kebobolan! Dan saat satu klan Uchiha heboh luar biasa, satu hal menjadi jelas : Menunda anak? Itu cuma teori. Kalau suami kamu Sasuke, siap-siaplah jadi korban praktek tusbol tiap hari. ©Masashi Kishimoto

More details
WpActionLinkContent Guidelines