"Rasa cinta mu terlalu besar, Tara. Hingga cinta itu mulai berubah menjadi obsessed yang menyakiti ku. " -Helia.
"Gue selalu nemuin lo, Helia, sejauh apapun tempat lo buat kabur, lo ga akan bisa kabur dari gue. " -Gentara.
Pernikahan yang membuat Helia berubah seutuhnya. Yang seharusnya membuat hidupnya jauh lebih baik, namun kini itu hanyalah ucapan semata. Helia, benar-benar tak bisa menerima semua ini.
Gentara, orang yang pernah ia sukai semasa sma, benar-benar berubah. Oh, atau mungkin hanya Helia saja yang tak sadar, Tara menyukainya lebih awal daripada Helia menyukai Tara.
Dan Eiden... Hahaha, lelucon yang lucu. Eiden, dia orang baik, baikk sekali. Dialah satu-satunya laki-laki yang paling ia percaya setelah ayahnya meninggal dunia. Tapi... Ah Helia tetap menganggapnya baik, tenang saja.
"Kamu dan Tara sama saja, Eiden. Serigala berbulu domba yang sebenarnya adalah dirimu!!"
"Sudah saya bilang, saya bukanlah Eiden."
"Maaf Tara, aku tak sanggup, tolong bunuh saja aku jika hidup pun tak layak untuk kusebut. "
"Lo ga boleh mati tanpa seijin gue, Helia. Setidaknya kita harus mati bareng."
Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit.
Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara.
Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare.
Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak lima jam di dalam lift bersama Mr. Komrad.
Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya.
Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?