Namira Az-zahra

Namira Az-zahra

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
menceritakan keluarga Samirudin dan kehidupan seorang Namira Az-Zahra yang penuh gebrakan. --- "BU SERAGAM SEKOLAH DANIEL DI TARUH DIMANA?! NGGAK ADA DI LEMARI!" Zakie balas berteriak, "DI KERANJANG LIPATAN BAJU DI DEPAN RUANG TV!" Tiba-tiba terdengar tangisan kencang dari si bungsu Rea yang baru bangun dari tidur cantiknya. "IBU, SEMPAK NANTHAND DI LEMARI NGGAK ADA! IBU TOLONG AMBILIN SEBENTAR, NATHAND LUPA NGGAK PAKAI HANDUK!" Teriakan Nathand menyusul usai Zakie menjawab teriakan anak keempatnya- Daniel. --- sikat aja kalau penasaran, cus!
All Rights Reserved
#87
namira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines