Terapi Sebelum Pagi

Terapi Sebelum Pagi

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 20, 2026
Sajak Kharis D.I di Madinah dan Jakarta (2024-2025)
All Rights Reserved
#44
literary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Five Traces of the Forgotten
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Addiction
  • Two Daughters
  • f letters
  • Antara Genggam dan Tadah
  • My Wish
  • Leonids
  • Main Dengan Pramugari Di Toilet Pesawat

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines