Mereka bertemu di antara rak buku, di kota yang hampir selalu hujan.
Sebuah pertemuan sederhana yang seharusnya selesai hari itu juga.
Affa dan Arra datang dari dua dunia yang berbeda. Ia hidup dengan masa depan yang telah disiapkan, sementara Arra tumbuh bersama buku-buku dan kesunyian yang nyaman. Dari kebetulan yang kecil, lahir sebuah kedekatan yang tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi apa-apa.
Mereka berbagi waktu, percakapan ringan, dan kehadiran yang tidak menuntut. Namun ketika orang-orang mulai memberi nama pada hubungan mereka, Affa dan Arra justru memilih berhenti sejenak-merapikan perasaan, dan menjaga jarak agar tidak saling melukai.
Ini bukan kisah tentang jatuh cinta.
Ini adalah cerita tentang dua orang yang memilih jujur, memilih dewasa, dan memilih tetap berjalan meski tidak saling memiliki.
Di Antara Kita, Hujan adalah novel tentang pertemuan yang tidak berakhir menjadi cinta, namun tetap tinggal-pelan, sunyi, dan bermakna.
Tutti i diritti riservati