Yesterday, My Only Regret

Yesterday, My Only Regret

  • WpView
    Reads 1,598
  • WpVote
    Votes 210
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Romance
Social Themes
Altair Adhiyaksa adalah lelaki pendiam yang pernah percaya bahwa cinta bisa bertahan selamanya, bersama Daisha Azalea perempuan populer yang selalu dikelilingi cahaya dan mereka selalu dipandang sebagai pasangan sempurna. Dua tahun berjalan seperti dongeng, hingga takdir memutuskan untuk merobek halamannya. Sebuah kecelakaan merenggut kaki kanan Altair. Tubuhnya tak lagi utuh, dan cinta yang ia genggam pun ikut lepas. Daisha pergi, meninggalkan Altair bersama rasa malu, amarah yang tak terucap, dan keheningan yang menyesakkan, sekolah ia tinggalkan, dunia ia jauhi, seolah hidup tak lagi punya alasan untuk ditatap. Hingga Afsenna Rushea datang. Teman sekelasnya perempuan yang sering diremehkan karena nilai akademiknya, namun memiliki keberanian dan kepiawaian berbicara yang mampu membuat ruangan terdiam. Senna yang berkali-kali berdiri mewakili sekolah dalam lomba debat dan pidato, datang membawa sesuatu yang tak pernah Altair minta, namun sangat ia butuhkan kehadiran. Perlahan, di antara percakapan sederhana dan tatapan yang tulus, Altair menyadari satu kebenaran yang selama ini luput bahwa Senna telah mencintainya diam-diam sejak hari pertama mereka mengenakan seragam yang sama. Lalu takdir kembali bermain kejam. Dalam sebuah perjalanan, kecelakaan lain terjadi. Di antara gelap dan rasa sakit, Altair hanya mengingat satu hal hangatnya genggaman tangan Afsenna, seolah itu adalah satu-satunya alasan ia belum pergi. Saat ia membuka mata, Altair terbangun di kelas yang penuh tawa dan kebisingan, wajah-wajah muda berlalu lalang, terlalu hidup untuk disebut mimpi. Hingga pandangannya jatuh pada bangku belakang seorang perempuan dengan earphone bersandar pada bantal leher, tenggelam dalam dunianya sendiri. Waktu seakan berputar kembali. Apakah ini kesempatan kedua? atau hanya cara lain takdir untuk menyakitinya sekali lagi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • About Time and Destiny
  • THE AROMA OF SOUL (COMPLETED)
  • LADY AINSLEY
  • Scarlet
  • Price of Throne
  • The Cursed Veins
  • Lachesisme
  • π‘Ήπ’–π’ƒπ’š π‘Ίπ’‚π’Žπ’–π’†π’ 𝒂𝒏𝒅 𝒕𝒉𝒆 𝑼𝒏𝒄𝒐𝒏𝒔𝒖𝒍𝒕𝒆𝒅 π‘«π’†π’„π’Šπ’”π’Šπ’π’
  • Your Highness, I'm Innocent!
  • Shadow Of Oskandors

Sebagai Jenderal Militer Kekaisaran Siregal, sosok Marlon begitu disegani dan dihormati. Namun, reputasi agung yang ia bangun dengan darah dan keringat hancur dalam sekejap mata. Ia dituduh melakukan makar-dituding meracuni Kaisar Iskandar, sang pemimpin tertinggi. Atas kejahatan yang tak pernah ia perbuat, vonis mati pun dijatuhkan. Menjelang eksekusi, Marlon berhasil meloloskan diri bersama dua bawahan tersetianya. Maut tetap memburu. Langkah mereka terhenti, tertangkap, dan nyawa mereka direnggut dalam tragedi yang berdarah. Marlon mengira kegelapan itu adalah gerbang menuju alam baka. Namun, takdir memainkan lelucon yang jauh lebih gila. Ia dan kedua pengikutnya justru terbangun di era modern-sebuah zaman asing tempat teknologi menjulang tinggi dan peradaban bergerak jauh melompati masa lalu mereka. ******

More details
WpActionLinkContent Guidelines