[ genre: slice of life, romantis, school of life, time travel, dll ]
[ about: young adult, teen fiction ]
[ bahasa baku nan formal, yg ga suka berbaur formal skip aja ].
Stella, siswi kelas 11-1 yang baru memasuki sekolah setelah absen panjang.
Ia absen di karna kan tangan kiri nya yang terluka akibat kecelakaan konyol. Tangannya terjepit saat menahan pintu yang tanpa sengaja tertutup dengan kuat. akibatnya, beberapa jari kirinya mengalami patah tulang.
Saat sedang mencoba bolos, ia tanpa sengaja bertemu dengan salah satu murid di sekolah nya. Tapi anehnya ia tak mengenal orang itu, ternyata selama ia absen, ada murid baru di sekolahnya.
Sifat murid itu tidak lah baik, saat pertemuan pertamanya dengan Stella, ia malah dengan santainya menarik tangan kiri Stella yg masih di baluti perban, jelas hal itu membuat Stella merasakan sakit bukan kepalang.
hmmmm panjang juga, wkwk
btw...
[ inspired by: drama blue birthday, dan manhwa my reason to die ]
ending sesuai kepercayaan masing'🤭
Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan.
~~~
Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu!
Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.