SEKAR DI BALIK TAKHTA

SEKAR DI BALIK TAKHTA

  • WpView
    Reads 622
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2026
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Bhaskara Bhagawan XII resmi naik takhta setelah wafatnya sang ayah-seorang raja besar yang tak hanya meninggalkan mahkota, tetapi juga jaringan bisnis dan pengaruh di luar tembok keraton. Sejak hari itu, hidup Bhaskara sepenuhnya menjadi milik adat, tradisi, dan tuntutan kekuasaan. Sebagai raja muda, ia dituntut sempurna. Sebagai pewaris bisnis keluarga, ia harus kuat dan tak boleh salah langkah. Di tengah dunia yang serba diatur itu, Bhaskara bertemu Sekar Ayu Larasati-seorang kurator budaya sekaligus pemilik UMKM batik tradisional. Perempuan sederhana yang hidupnya berakar pada nilai, bukan kekuasaan. Sekar mencintai budaya bukan sebagai simbol kebesaran, melainkan sebagai warisan yang harus dijaga dengan hati. Pertemuan mereka terjadi tanpa mahkota, tanpa gelar, tanpa jarak. Hanya dua manusia yang berbagi percakapan, ketertarikan, dan rasa nyaman. Namun ketika dunia keraton mulai menuntut, cinta mereka berubah menjadi sesuatu yang harus disembunyikan. Adat menentang. Keluarga menghalangi. Takhta menunggu untuk dipilih. Di antara kekuasaan dan perasaan, Bhaskara harus memutuskan: apakah ia akan tetap menjadi raja yang patuh pada garis takdir- atau lelaki yang berani memperjuangkan cinta di luar istana. Karena tidak semua bunga tumbuh di singgasana. Sebagian justru mekar... di balik takhta.
All Rights Reserved
#9
gustibhre
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jayengpura
  • Asmaralelana(SELESAI)
  • Voltage & Vitals [COMPLETED]
  • We Were Home (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Love Beyond Hate ✔️
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Diam Tanpa Kata (Hunrene)

Di tengah alunan gamelan yang mengalun lirih, di malam sakral kirab budaya Keraton Jayengpura takdir berjalan perlahan, tanpa gegap, tanpa suara. Langkah-langkah para abdi dan prajurit mengiringi arak-arakan, namun di antara gemuruh tradisi, dua jiwa saling menemukan... tanpa pernah berjanji. Gusti Aryadipa Sasradiningrat Jayengpura X, sang raja muda yang agung, dibesarkan dalam disiplin keraton, tumbuh dalam sunyi pusaka dan tata krama. Ia tidak mudah tersentuh oleh gelak tawa bangsawan muda, tidak mudah tergoyah oleh sanjung pujian. Namun malam itu... tatapannya terhenti pada satu sosok sederhana yang tak mencoba mencuri perhatian. Hanya seorang gadis yang berdiri diam, tapi membawa aura masa lalu yang menenangkan Gendhis Ayuningrum. Satu pandangan cukup untuk menggoyahkan dinding batin yang telah ia bangun bertahun-tahun. Dan sejak malam itu, wajah Gendhis hadir dalam sunyi Arya-seperti bayang lembut yang tak mau pergi, meski tak pernah memaksa untuk tinggal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines