JALANG PILIHAN IBU

JALANG PILIHAN IBU

  • WpView
    Lecturas 274
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 4, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
[⚠] WARNING: 21+ | Dark Romance | Family Issues | Angst | Mature Themes ❝Saya sudah pernah bilang, kamu tidak seharusnya meromantisasi keadaan kita, Calista.❞ - Eland Atmaja. ❝Bahkan, mencintai anakmu sendiri pun kamu tidak sudi?❞ - Calista Atmaja. Calista, mengira kehidupan pernikahannya yang dijodohkan itu akan berakhir seperti cerita dongeng. Namun dia salah, kenyataan pahit menghantamnya. Eland, dengan terang-terangan menunjukkan bahwa dia sama sekali tidak tertarik dengan semua ini. Setiap hari suaminya hanya memperjelas jarak di antara keduanya. Hatinya pun masih dimiliki wanita lain, seseorang yang tidak mungkin bisa suaminya nikahi. Sementara Calista memilih bertahan. Ia menyerahkan segalanya kesabaran, harga diri, bahkan tubuh dan kehormatannya demi pernikahan yang hanya ia perjuangkan seorang diri. Ketika satu-satunya harapan Calista terletak pada kehadiran seorang anak, sebuah keputusan kelam mengubah segalanya. Dalam pernikahan tanpa cinta, seberapa jauh seorang perempuan harus mengorbankan dirinya sebelum ia menyadari bahwa dirinya bukan istri, melainkan pilihan? --- Dark Romance | Domestic Drama | Family -by demitraryland. Starts 25012026. On going. Regular updates. Highest Rank #1 in abdinegara [30012026]
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [TERBIT]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido