Dia Adalah Aksara

Dia Adalah Aksara

  • WpView
    Reads 3,557
  • WpVote
    Votes 498
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Feb 16, 2026
WpInfo
Fanfic
Aksara adalah seorang Arsitek yang percaya bahwa segala sesuatu yang retak bisa diperbaiki dengan pondasi yang kokoh. Baginya, hidup adalah garis lurus yang presisi, sampai ia bertemu Alana, gadis pelukis bertutur kata halus yang hidup dalam warna-warna abstrak. ​Aksara jatuh cinta tanpa menyadari bahwa ia sedang membangun istana di atas tanah yang sedang amblas. Di balik senyum lembutnya, Alana menyimpan rahasia kelam tentang sebuah "penghapus" di dalam kepalanya yang perlahan mencuri setiap potongan ingatannya. ​Saat Aksara mulai merancang masa depan, Alana justru mulai melupakan jalan pulang. ​Ini bukan sekadar cerita tentang cinta, tapi tentang perjuangan seorang laki-laki yang harus memperkenalkan dirinya setiap hari, dan seorang perempuan yang harus jatuh cinta berulang kali pada orang yang sama sebelum dunianya berubah menjadi putih bersih. ​"Jangan lelah mengenalku, Aksara. Karena jika suatu saat aku melupakan namamu, aku ingin kamu tetap menjadi satu-satunya warna yang tersisa di kanvasku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VENENUM
  • [3] BERXIA
  • THORN
  • [2] DAMN Ex- !! [END]
  • [Sehun Fanfiction] Dear Husband - END
  • Betrayal of The Heart 🔞 𝐉𝐢𝐧𝐉𝐢𝐬𝐨𝐨
  • If It's Our Fault
  • Jeon & Kim • Jennie ✖ Wonwoo [ ✔ ]
  • Cinta Pertama (END)
  • BACKBURNER  [END]
  • Catching The Throne (COMPLETED)
  • Mizpah ✖ Kim Seungmin ✅
  • Revenge - (Vrene Lokal) - END
  • Beneath The Surface
  • A Life Story About Jung Jaehyun
  • Sweet but Psycho
  • DEVIL (nct dream feat eri uchinaga)
  • Never Say Never
  • Agreement
  • Seeking for Clarity
VENENUM

Di balik dinding Veritas Academy, tersembunyi organisasi rahasia bernama VENENUM-tempat di mana racun tidak hanya mengalir di tubuh, tapi juga di pikiran. Rania Elvard tak pernah berniat menjadi pemimpin. Tapi ketika kematian kakaknya membuka pintu ke dunia bayangan, Rania dipaksa memilih: tunduk pada sistem, atau menguburnya bersama semua kebenaran. Dalam dunia yang memanipulasi ingatan dan kepercayaan, siapa yang benar? Dan siapa yang cukup waras untuk tetap hidup?

More details
WpActionLinkContent Guidelines