Flory Adeline Nadzira hidup di dunia yang gemerlap uang, kemewahan, dan kebebasan tanpa batas. Dalam satu jam, ia bisa menghabiskan ratusan juta tanpa berpikir panjang. Namun satu keputusan ceroboh mengubah hidupnya selamanya.
Demi mendisiplinkannya, orang tua Flo mengirimnya ke Asrama Cakrawala-tempat yang terkenal kejam, keras, dan lebih mirip penjara daripada sekolah. Sebuah tempat di mana kelembutan dianggap kelemahan, dan air mata adalah hiburan.
Hari-hari Flo di asrama berubah menjadi mimpi buruk ketika ia menjadi target perundungan kejam dari Arzia dan Talita. Dihancurkan perlahan, dipermalukan tanpa ampun, Flo nyaris kehilangan dirinya sendiri.
Tanpa ia ketahui, tiga kakak laki-lakinya-Gabriel, Aiden, dan Zayn-menyusup ke Asrama Cakrawala dengan menyamar sebagai guru. Dari kejauhan, mereka menjaga Flo, menahan amarah, dan mempertaruhkan segalanya agar sang adik bertahan... tanpa pernah tahu kebenaran.
Di tengah luka dan kekerasan, Flo menemukan cahaya kecil bernama Viola dan Yora. Tiga gadis dengan latar belakang berbeda, disatukan oleh rasa sakit yang sama. Persahabatan mereka diuji oleh konflik brutal dengan Rio, Rafael,Kay,dan Ezra-anak-anak asrama yang hidup dengan kepalan tangan.
Saat musuh berubah menjadi kawan, dan kawan menjadi keluarga, satu per satu rahasia terungkap. Tentang Asrama Cakrawala. Tentang yayasan. Dan tentang harga yang harus dibayar untuk bertahan.
Karena di Cakrawala,
tidak semua anak keluar dalam keadaan utuh.
Sebagian keluar sebagai penyintas.
Sebagian... tidak pernah benar-benar keluar.
All Rights Reserved