Ini dunia fana. Harta dan tahta memang tidak abadi. Tetapi, cinta tulus dan sejati tanpa ada finansial yang mencukupi tidak bisa lagi kasih timbal balik, satu kata: toleransi.
Sekali lagi, tidak bisa di toleransi.
Hidup cuma makan cinta tidak akan membuat Rosella Sthepany Orbitalles, terpicu. Ia butuh kemewahan dan kemegahan untuk kehidupannya dimasa depan. Biar apa? Biar memberikan dampak pada kehidupan anaknya. Mau hal apapun, positif atau negatif, setidaknya... uang bisa membeli kebahagiaan. Itu mutlak hidup di era jaman sekarang. Siapa yang mengatakan: kaya belum tentu bahagia, dan miskin belum tentu sengsara?
Orang dimasa purba, ya? Atau orang yang tidak mempunyai wawasan tentang dunia di era digital, sekarang? Girls, jaman sudah berubah, yang kaya akan tetap kaya, dan yang miskin akan tetap miskin kalau masih menganut pikiran jadul yang mengatasnamakan: takdir.
Sekali lagi. Mengatasnamakan takdir!
Jika tidak ada niat usaha untuk menggapai: kepuasan dunia fana. Maka sambutlah pria walaupun sudah tua, namun secara finansial bisa menjamin masa depan dengan keterkaitan kehidupan yang mencari sumber validasi antara tiga hal, yaitu... Harta, Tahta dan Wanita?
Kata itu tertuju pada sosok jaksa ditempat magangnya. Mahandra Adimas Wicaksana. Entah di masa depan atau waktu yang terus berjalan apapun yang menjadi keinginan harus terwujud menjadi kenyataan.
No debat! Selagi masih hidup, beraksi-lah sampai dimana Anda puas dengan usaha yang tanpa batas.
#DONTCOPYMYSTORY
#agegap21+
Ethan Brataatmaja terobsesi Amara Gunawan. Dia terus mengejar wanita itu sampai Amara memberikannya apa yang dia mau.
Dan Amara menyesal.
Pria itu meninggalkannya setelah dia menyerahkan hal yang berharga pada pria itu.