King Angkasa Akratama lahir dari pernikahan yang terjadi karena perjodohan. Tak lama setelah ia dilahirkan, ayah dan ibunya memilih berpisah dan menjalani kehidupan masing-masing. Meski tidak pernah benar-benar hadir dalam hidup Angkasa, keduanya tetap mengakui statusnya sebagai anak sah dan ahli waris keluarga. Kewajiban mereka dipenuhi sebatas materi, tanpa kehangatan atau peran sebagai orang tua.
Sejak kecil, Angkasa tumbuh dalam kesepian, belajar hidup mandiri dan menutup perasaannya sendiri. Ia jarang diajak berbicara, jarang ditanya perasaannya. Dari sana, Angkasa belajar untuk tidak bergantung pada siapapun. Ia tumbuh menjadi sosok tenang, dingin, dan memilih menyimpan segalanya sendiri.
Di sisi lain, Queen Keyra Syaquera memulai hidupnya dengan keadaan berbeda. Saat lahir, terdapat bercak merah di tubuhnyayang membuat orang tuanya merasa takut akan pandangan orang lain. Dokter mengatakan bercak itu akan memudar seiring waktu, tetapi orang tuanya memilih tidak menunggu. Demi menjaga nama baik dan bisnis keluarga, mereka melepaskan Keyra dan membesarkan kembarannya yang terlihat sempurna.
Keyra dibesarkan oleh paman dan bibinya. Seiring bertambahnya usia, bercak merah ditubuhnya perlahan menghilang, hingga tak lagi meninggalkan jejak. Keyra tumbuh menjadi gadis yang cantik dan ceria, tanpa mengetahui bahwa ia pernah ditolak sejak awal kehidupannya.
Angkasa dan Keyra sama-sama membawa luka dari keluarga yang tidak pernah benar-benar hadir. Angkasa hidup tanpa kehadiran orang tuanya, sementara Keyra tumbuh dengan cita orang lain, bukan dari mereka yang melahirkannya. Mereka belum saling mengenal, tetapi takdir pelan-pelan mempertemukan dua hati yang sama-sama belajar bertahan. Karena terkadang, yang menyembuhkan bukanlah keluarga yang sempurna, melainkan seseorang yang hadir dengan tulus.
Ini cerita pertamaku, kalau ada yang salah harap dimaklumi yaa. aku harap banyak yang membaca.
All Rights Reserved