[BL] [M-preg]
"Aku tahu anda tidak menginginkan pernikahan ini, aku tahu anda terpaksa menikahiku, dan aku juga tahu anda tidak mencintaiku. Aku menerima semua sikap anda selama ini, tapi untuk kali ini, aku tidak bisa lagi. Om menyakiti aku ... aku sakit ..."
Pria dominan itu tidak bergeming sedikitpun, matanya masih menelisik tajam ke depan, tepat pada sang istri yang kini balik menatapnya dengan sorot terluka.
"... Aku tidak sanggup lagi. Aku tidak bisa." Lelaki lebih muda itu mundur beberapa langkah seraya menggeleng pelan. Dengan air mata bersimbah, ia mengatakan sesuatu hal yang membuat suasana semakin mencekam.
Kala menatap suaminya cukup lama kemudian menghela napas pelan, sebelum berkata, "Ceraikan aku."
Gavi - seorang Omega jelek yang tidak memiliki feromon dan tidak bisa heat karena cacat kelenjar feromonnya ... malah jatuh cinta dengan seorang Alpha yang sangat sempurna dan kononnya hanya melirik Omega cantik dengan feromon manis dan tubuh yang sempurna.
Sejak pertemuan pertama mereka, Gavi sudah merasa kalah. Tatapan Alpha yang ia sukai itu hanya terpaku pada Willie-sahabat omeganya yang sangat cantik.
Gavi tersenyum paksa ... ia meyakini akhir kisahnya bahkan sebelum dimulai. la tahu, siapa pun akan jatuh hati pada Willie. Dan ia yakin, begitu juga dengan Alpha itu.
Akankah kalimat "Kau cantik, maka kau akan menang" berlaku di cerita ini?