ASEA: THE FORBIDDEN BROTHER (BxB)
Story by: Vira
"Pilih, Sea... mau hancur karena kekasaran Aksa, atau habis karena kelembutan gue?"
Gisaka Asea mengira kepindahannya ke kediaman Daniswara adalah sebuah anugerah. Setelah belasan tahun tumbuh di panti asuhan, ia akhirnya memiliki apa yang selama ini ia doakan: Sebuah keluarga.
Namun, sambutan yang ia terima jauh dari kata hangat. Di balik kemegahan mansion itu, dua putra kembar keluarga Daniswara telah menunggunya dengan niat yang berbeda.
Aksara Gavy Daniswara adalah badai yang terlihat. Dingin, kasar, dan tidak pernah menganggap Saka sebagai manusia. Baginya, Saka hanyalah pengganggu yang pantas untuk diinjak. Setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah belati, dan setiap tatapannya adalah ancaman fisik yang nyata.
Angkasa Gavin Daniswara adalah air tenang yang menghanyutkan. Di tengah kekejaman Aksara, Angkasa datang sebagai pahlawan. Ia memberikan obat, pelukan, dan kata-kata manis yang membius. Saka merasa aman, Saka merasa dilindungi. Namun, ia tidak sadar bahwa Angkasa jauh lebih berbahaya.
Karena pelukan Angkasa bukanlah tempat berlindung, melainkan cara halus untuk mengunci mangsanya agar tidak bisa lari ke mana-mana.
Satu rumah, satu marga, namun tak ada satu pun dari mereka yang sudi memanggilnya 'Kakak'. Bagi si kembar, Saka bukan saudara. Ia adalah rahasia terlarang yang ingin mereka miliki dengan cara mereka masing-masing.
Saat Aksara mencoba mematahkan sayapnya dengan kekerasan, Angkasa justru mengurungnya dalam sangkar emas yang tak terlihat.
Di antara dua iblis yang berbagi satu wajah, mampukah cahaya Saka tetap bertahan?
[WARNING: Dark Romance, Psychological Manipulation, Toxic Relationship, BxB Content]
"Jangan takut, Sea. Selama ada gue, Aksa nggak akan bisa nyentuh lo. Tapi sebagai gantinya... lo cuma boleh liat gue. Cuma gue." - Angkasa.