Obálka příběhu pro SADLON od amertadailys
SADLON
  • WpView
    přečtení 19
  • WpVote
    Hlasy 10
  • WpPart
    Části 2
  • WpView
    přečtení 19
  • WpVote
    Hlasy 10
  • WpPart
    Části 2
Rozepsáno, poprvé publikováno led 23
1 nová část
"Aku adalah Sadlon dan akan berjanji bahwa, sepanjang hidup serta segenap jiwaku akan selalu ada untuk penciptaku. Aku akan selalu siap melakukan apapun untuk penciptaku, sekalipun hal itu mengorbankan diriku sendiri." -Sadlon
Všechna práva vyhrazena
Pro přidání SADLON do své knihovny a dostávání aktualizací se zaregistruj
nebo
#364bestfriend
Pokyny k obsahu
Taky se ti může líbit
Taky se ti může líbit
Slide 1 of 6
CENAYANG cover
SISI LAIN cover
Cinta misteri season 1 Happy ending  cover
ADRIFT cover
Hah!Dukun? cover
KKN ; Brenggolo | Seventeen cover

CENAYANG

Části: 32 Rozepsáno

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."