[ON] Paradoks Refrein

[ON] Paradoks Refrein

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2026
(Baca bab TW : Please Read This Before You Read The Story) Magde sangat mengharapkan kedua orang tuanya bisa bersatu setelah kematian Rinjani. Sayangnya, tidak pernah ada lagi kehidupan tenang di rumah. Magde tumbuh jadi remaja laki-laki serampangan, mabuk, dan pergaulan bebas hingga satu malam ia nyaris mati, nyaris meregang nyawa, dan nyaris masuk neraka. Setelahnya, di kepala Magde hanya ada kenangan malam itu. Obat-obatan dari dokter, jadwal konsultasi dan meditasi tak pernah ada yang membuat Magde tenang. Dan bisikan-bisikan ngeri nan getas itu membuat semua mimpi Magde penuh kegelapan, bahkan siang selalu terasa gelap. Suaranya timbul di setiap sudut rumah. "Bunuh aku, Magde, bunuh aku!" [Start 24 Januari 2026 Publikasi berkala 1 Februari 2026] Desain sampul oleh Jejakava
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Takut Berpisah [Quotes]
  • The Wrong Direction (One Direction Salah Gaul)
  • ᴛᴀʀᴀꜱ: ᴅɪ ᴀᴍʙᴀɴɢ ʙᴀᴛᴀꜱ ✔
  • ÉVADER
  • day and night | chaelix
  • [seniors] - byun baekhyun
  • Papa Luke ⇒ luke hemmings
  • He Knows.
  • Antologi Puisi (Tentang Luka)
  • CHORD LAGU TERMUDAH

Kumpulan Quotes: Merupakan salah satu hasi kumpulan karya dari Kegiatan Mingguan yang diadakan oleh OSIS Cendekia Aksara. Karya yang dikumpulkan merupakan karya hasil proses kreatif peserta atau siswa Cendekia Aksara dengan memberikan Tema yang sesuai dengan aturan kegiatan mingguan. Selamat menikmati hasil karya siswa Cendekia Aksara! ____

More details
WpActionLinkContent Guidelines