"Selamat datang di skenario gue. Di sini, gue sutradaranya dan kalian hanyalah pembaca yang siap gue manipulasi."
Di Universitas Nusantara Bakti Jakarta Selatan (UNBJS) semua orang tahu siapa itu Blake Zealand Kailandra, cowok itu merupakan definisikan kesempurnaan sekaligus pewaris dari keluarga Kailandra Group yang bermartabat namun memiliki hati seluas samudra.
Bahkan setelah tragedi tragis hingga merenggut nyawa kakaknya, Aileen Veeda Aroha Kailandra, dia tetap tersenyum hangat seolah-olah dia sudah memaafkan dunia yang sudah melukai hatinya.
Namun, ketenangan itu terusik oleh seorang cowok bernama Dennis Ritchie.
Cowok itu merupakan seorang berandalan kaya raya yang memiliki tatapan mata yang tajam, kasar, dan seperti terobsesi menghancurkan ketenangan Blake tanpa alasan yang jelas.
Semua itu... membuat orang-orang bingung.
Kenapa Dennis benci orang baik seperti Blake?
Apakah hanya sekedar kecemburuannya terhadap Blake karena adanya kasta atau mungkin ada kegilaan dibalik jaket kulit hitamnya itu?
Tapi sayangnya tak ada yang tahu soal itu.
Tapi, bersama Jean Andybriel dan Hayden Laskar Anggara, perlahan Dennis mulai menyusun rencana untuk mengungkapkan apa arti dibalik senyuman hangat Blake.
Namun, apakah benar dugaan soal mengungkapkan senyuman itu adalah sebuah kejahatan yang disembunyikan atau... justru mungkin Dennis lah penjahat sebenarnya disini dan sedang mencoba menghancurkan image Blake yang baik hati itu?
Garis antara pahlawan dan bajingan diantara keduanya itu hanyalah permainan di narasi ini.
Jadi, siapakah yang benar-benar penjahat di cerita yang ditulis ini?
Selamat datang.
Di cerita ini ingatlah satu hal sekaligus peringatan terakhir untuk kalian yang membaca cerita ini.
Disini kalian akan dijadikan alat spekulatif untuk mencari protagonis dan antagonis yang sesungguhnya.
Jadi, berhati-hatilah untuk menilai apa yang kalian baca dan duga disini.
Cerita ini menceritakan keluarga Valderic sebagai keluarga besar yang berkuasa, dingin, dan dikenal kejam. Aura kekuasaan mereka terasa menekan siapa pun yang berada di sekitarnya. Namun, kelahiran bayi menjadi titik balik yang tak terduga. Sosok kecil yang rapuh itu perlahan mencairkan kekerasan dan keheningan yang selama ini menyelimuti keluarga Valderic, menghadirkan kehangatan, kelembutan, dan perubahan suasana yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
dilarang keras plagiat❗
yang plagiat bisulan dipantat banyak banyak