The Bronze Pendant

The Bronze Pendant

  • WpView
    Reads 13,841
  • WpVote
    Votes 1,681
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 13, 2026
‎Satu sentuhan pada artefak kuno mengubah hidup Kirana selamanya. ‎ ‎Dalam sekejap, dokter bedah residen ini terlempar ke jantung Kerajaan Majapahit abad ke-14. Tanpa jas putih, tanpa alat modern, ia harus bertahan di dunia yang menganggap sains sebagai sihir, dan antiseptik sebagai kutukan. Setiap keputusan bisa berujung pada hukuman mati. ‎ ‎Di tengah intrik istana, perang saudara, dan bayang-bayang kematian, Kirana bertemu Arya Seta, panglima perang yang dingin, penuh luka, dan menyimpan dendam pada takdir. Keberadaan Kirana adalah rahasia yang ia sembunyikan di balik zirah perunggu dan reputasinya sebagai tangan kanan kerajaan. ‎ ‎Dengan pisau bedah di tangan dan mantra kuno di sekelilingnya, Kirana dihadapkan pada pilihan yang mustahil: menyelamatkan nyawa di masa lalu dengan risiko dicap penyihir, atau menemukan jalan pulang dan meninggalkan pria yang mulai menyebut namanya seperti sebuah doa. ‎ Di bawah panji Wilwatikta, darah akan tumpah dan rahasia kuno akan terkuak. Saat logika medis beradu dengan mistis, Kirana menyadari bahwa takdirnya tidaklah ditulis di atas kertas, melainkan terukir abadi dalam logam perunggu yang berdenyut di pergelangan tangannya.
All Rights Reserved
#77
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke'S Red String
  • [TAMAT] GENDANA : Satya Timun Mas
  • Suddenly Have A Child and Husband [END]
  • Butterflies From the Future
  •  Tumapel : kehidupan keduaku adalah bagian dari sejarah yang telah berubah
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Mulawarman : Gerbang Waktu Mahakam [END]
  • My Son? No Way! [END]
  • DUCHESS KEDUA [END]
  • LANGIT MAJAPAHIT

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines