adrian Mulia Si Playmaker

adrian Mulia Si Playmaker

  • WpView
    Membaca 117
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 30
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 26, 2026
Adrian, seorang jenius dari kecil. Pintar akademik, daya ingat kuat/fotografis. Dia anak dari seroang pembantu dan punya cita2 jadi pemain bola. Disini adrian gk menyerah, sampai akhirnya bisa debut di timnas saat pramusim club eropa, dimana adrian dan timnas bermain melawan arsenal, liverpool, dan chelsea. Disini dengam gaya main xavi, scholes, iniesta, dan fabregas, dia membuat 3 club itu terpukau oleh permainannya. Dan akhirnya adrian berhasil meraih 1 mimpinya dimana dia bisa bermain di club sebesar arsenal.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#35
football
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nanti Kita Cerita Tentang Kel.7 (KKN) | END
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Cupiditas Vitae
  • Losing Control
  • Wifey? (END)
  • Given || Ju Jihoon
  • The King & The Doctor
  • PREGNANT (DewTee)
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • I Want to Live

Bagi Mahendra Raditya, mahasiswa perfeksionis dan kaku, KKN di Desa Sindangasih hanyalah kewajiban akademis yang harus diselesaikan secepat mungkin. Namun, rencana hidupnya yang tertata rapi seketika berantakan karena kehadiran Haikal Dirgantara-seksi Humas yang urakan, pecicilan, namun luar biasa mudah memikat hati seluruh warga desa. Bersama lima anggota lainnya yang memiliki karakter saling bertabrakan-Rendra si sekretaris julid, Cakra si anak sultan, Jevan si cowok kulkas, Nana yang kelewat soft, dan Jidan si maba raksasa-posko Kelompok 7 tak pernah sepi dari adu gengsi, kepanikan proker, hingga tawa di tengah malam. Di tengah tekanan mempersiapkan acara akbar 17 Agustus bersama warga desa, dinding rasionalitas Mahen perlahan runtuh. Interaksinya dengan Haikal memunculkan debaran asing dan rasa posesif yang mengacaukan logikanya. Ditambah dengan benih-benih cinta yang juga mekar di antara anggota posko lainnya, Kelompok 7 belajar bahwa KKN bukan hanya soal membangun desa, tapi juga tentang meruntuhkan ego dan berani jujur pada perasaan sendiri. Mampukah Mahen menyingkirkan gengsinya sebelum waktu pengabdian mereka habis?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan