We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Obsessed Matchmaking Husband

Obsessed Matchmaking Husband

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Nayana Lizyora Alexandra (17 tahun) adalah seorang putri tunggal dan pewaris tunggal dari Alexandra Group. Di usianya yang masih sangat muda, Nayana telah melangkah ke dunia dewasa sebagai mahasiswi Hukum di Universitas Gadjah Mada(UGM). Hidupnya yang terkukung oleh ekspektasi sang ayah, Xavier Alexandra, dan sang ibu, Ida Mutiara, hanya memiliki satu pelarian yaitu Ariella Reyana Estelle, sahabat baik yang sudah ia anggap sebagai saudara kandung sendiri. Namun, kebebasan semu it berakhir ketika Nayana dipaksa menikah ke dalam aliansi bisnis berdarah. ia dijodohkan dengan seorang pemuda pewaris tunggal dari keluarga maheswara, pemuda itu bernama Elang Reygan Maheswara. dibalik jabatannya sebagai CEO Muda yang brilian, Elang dikenal adalah sosok mafia yang terkenal karena kekejamannya yang tak kenal ampun. Bagi Elang, Nayana bukan sekedar istri, ia adalah aset paling berharga yang harus di kurung dalam sangkar emas miliknya. Pernikahan yang dibangun di atas kontrak itu perlahan berubah menjadi medan perang mental. Elang menujukkan obsesi yang melampaui logika-menyadap setiap komunikasi, menempatkan pengawal disetiap sudut kampus UGM, dan memastikan tidak ada satu pun pria yang boleh bernapas di dekat Nayana. badai sesungguhnya datang ketika masa lalu Nayana, Nevan Vincent, kembali ke yogyakarta setelah 10 tahun menyelesaikan pendidikannya di inggris. Nevanm tidak kembali dengan tangan kosong, ia datang untuk merebut kembali apa yang dianggap miliknya. nevan mendapatkan nomor pribadi Nayana yaitu dari sekertaris pribadinya. setelah itu Nevan mulai masuk kembali ke kehidupan Nayana melalu sebuah pesan singkat. pesan dari Nevan menjadi sumbu ledak bagi obsesi Elang yang mengerikan. Sang CEO mafia tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh miliknya. Di tengah konfrontasi berdarah dan rahasia masa lalu yang terkuak, Nayana terjebak di antara pria yang ia cintai di masalalu dan suami obsesif yang siap menghancurkan dunia demi memilikinya seutuhnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines