Hujan dan Kamu

Hujan dan Kamu

  • WpView
    Membaca 51
  • WpVote
    Vote 14
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Feb 6, 2026
Rama sudah khatam soal jarak bahkan sebelum dia paham cara mengeja perpisahan. Baginya, rumah bukan sekadar bangunan, tapi tentang suara radio tua yang selalu kembali pada jam-jam tertentu dan aroma tanah yang basah. Namun, hidup punya cara yang cukup brengsek untuk memisahkan seseorang dari zona nyamannya. Berawal dari sebuah kejadian yang mengubah warna langit dan napas di rumahnya, Rama dipaksa mengakrabkan diri dengan kehilangan yang datang tanpa permisi. Sejak saat itu, hidupnya hanya berisi tentang perpindahan dan upaya untuk tidak menjadi beban bagi siapa pun. Ia belajar satu hal yang getir, bahwa mencintai terkadang berarti harus siap menjadi yang ditinggalkan, dan pergi tidak selalu berarti berhenti peduli. Kini, di antara riuhnya kota dan tumpukan kegagalan, Rama dihantui oleh ketakutannya sendiri. Ia takut ditinggalkan, tapi ia jauh lebih ngeri membayangkan hidup sepenuhnya bebas tanpa punya sandaran untuk pulang. Ini bukan cerita tentang kemenangan besar. Ini adalah perjalanan Rama dalam memahami bahwa menjadi dewasa berarti berhenti menunggu untuk diselamatkan, dan mulai berani memilih jalan meskipun dia harus menempuhnya sendirian.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#499
doa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • President's Wife
  • GUMI [Completed]
  • Kamu Hanya Milikku
  • Skyline Marriage
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • El and Jerganio (End)
  • Heyu : Second Gear
  • MORSE: POSSESSIVE EX

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan