Zayn Rasendriya Avalon (Zayn) merupakan cowok yang cool, kesetiaannya mantul, soal cewek paham betul.
Berpacaran dengan Aluna Seraphina (Aluna), cewek cina yang mempesona, pinter IPA, tapi pelupa.
Sedangkan adik kembarnya bernama Malvyn Rasendra Avalon(Malvyn), cowok humoris yang cukup manis, namun nasib percintaannya cukup tragis. Ia dekat dengan seorang gadis yang bernama Eletha Calliendra (Letha) sahabat dekat dari pacar sang kakak, dalam waktu yang cukup lama, namun tidak ada kepastian dalam hubungannya.
Dari SMP kelas dua, hingga kelas tiga SMA, keduanya terikat dalam hubungan yang tak mengikat.
Teman rasa pacaran, apa-apa barengan, kemana-mana berduaan, beli barang suka samaan, tapi gak pernah ada kata cinta yang di ungkapkan.
Aluna : Zayn, kalo aku ngelarang kamu pinjemin buku ke Eca boleh gak?
Zayn : boleh Nanaa. Aku tau kalo aku yang pinjemin buku ke Eca, kamu bakalan cemburu. Dan itu wajar kok, kita kan PACARAN. Tanpa kamu bilang gitu pun aku gak akan pinjemin buku aku ke Eca, atau pun ke cewek lainnya.
Aluna : Ta--tapi Malvyn bilang, kamu yang pinjemin buku ke Eca. Malvyn bohong ke Nanaa??
Malvyn: Enggak! Gue liat kok dia ngasihin bukunya ke Eca.
Zayn: Iya, gue emang ngasih buku ke Eca, tapi bukan berarti buku itu punya gue kan? Orang yang dikasi ke Eca punya lo-
Malvyn: Lo-
Zayn: Gue bisa jelasin. Pertama, gue minjemin buku lo ke Eca biar dia gak berisik mulu, pusing gue dengernya. Kedua, cuman buku lo yang ada di depan mata. Dan ketiga, gak bakalan ada yang cemburu kan?? iya kan ta??
Letha: Ha--ah? iyaa.
Malvyn: kamu gak cemburu ta?
Aluna: Malvyn ngomong apa? kata Zayn, kalo gak pacaran, gak berhak cemburu kan?
GLEK.
Tragis kannn???
Hidup dengan tekanan membuat kita hilang arah, mereka membangun benteng yang besar, menutup diri dari orang lain termasuk keluarganya. Jati diri mereka hilang sekejap dalam hitungan detik ketika mereka dituntut menjadi sempurna.
Dengan langkah yang sulit mereka berjalan terus tanpa henti tak memperdulikan adanya duru disetiap langkah mereka.