Selling a Human

Selling a Human

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 28, 2026
Veiga-atau yang akrab disapa Ega-tak pernah menyangka bahwa hidup sederhananya di perkampungan menyimpan rahasia yang jauh dari kata biasa. Seandainya peristiwa saat ia menemukan sebuah kepala ketika mencuri singkong milik Paman Wan tak pernah ia ceritakan pada siapapun, mungkin hidupnya tak akan berubah sedrastis ini. Kampung itu ternyata menyimpan sejarah kelam yang tak terduga. Adik Ega, kakak Meigan, dan puluhan anak kecil lenyap dalam satu malam tanpa jejak. Bersama Meigan-sahabat yang diam-diam telah memikat hatinya-Ega mencoba mengurangi benang merah traedi mengerikan itu. Namun, semakin mereka menggali, semakin jelas bahwa tidak semua rahasia ingin ditemukan. Ketika satu malam kembali mengubah segalanya, tak ada jalan untuk berpura-pura tidak tahu..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Fraktal Rahasia
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines