Resonansi Luka

Resonansi Luka

  • WpView
    Reads 2,838
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 23, 2026
Bagi Nara, kata 'putus' harus diucapkan beserta dengan alasan yang kuat. Tanpa alasan apapun, ia hanya akan terlihat seperti orang yang memang tidak mampu mempertahankan suatu hubungan. Akhirnya alasan itu datang. Hanya saja, bukan dalam bentuk yang ia bayangkan. Nara mencoba mencari celah napas lewat grup penggemar Detektif Conan. Di sana, ia bertemu seorang pria yang merasa hidupnya tak pantas dimasuki siapa pun. Nara pun tidak ingin menumpuk masalah baru. Tapi justru pria itulah yang paling sulit diusir dari pikirannya. Nara memilih maju, tanpa sadar melangkah ke sesuatu yang telah lebih dulu menunggu kehadirannya. Mungkin ini memang bukan jalan keluar. Mungkin saja ini hanya bentuk kehancuran lain dengan rupa yang berbeda. Tapi Nara sudah terlalu lelah untuk mundur, dan terlalu penasaran untuk berhenti.
All Rights Reserved
#433
mantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️ - REVISI
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Dua Langit Berbeda
  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines