















The marriage was never real. The mission was. Agen FBI Adam Hotchner dan agen CIA Genevieve Smith ditugaskan dalam misi yang sama. Mereka menjalani penyamaran sebagai pasangan suami istri, berbagi rumah, sejarah, dan pernikahan yang sebenarnya tidak pernah ada. Di balik penyamaran itu, kehidupan yang mereka jalani dibangun dari kebohongan yang terencana. Rutinitas. Kenangan. Janji yang harus terlihat nyata demi bertahan dalam sebuah misi yang tidak memberi ruang bagi kesalahan. Saat operasi itu menarik mereka semakin dalam, tekanan meningkat. Pengawasan tak pernah berhenti. Kepercayaan menjadi rapuh. When the line between pretense and reality begins to blur, Adam and Eve are forced to confront a dangerous question. If the marriage was never real, why does losing each other feel like it will destroy them?
More details