Beautiful Obsession

Beautiful Obsession

  • WpView
    Reads 12,297
  • WpVote
    Votes 225
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 12, 2026
Kayshila Anindita (27 tahun) adalah ratu tanpa celah. Angkuh, cantik, dan berkuasa di puncak kariernya. Namun, sebuah kiriman misterius dan cincin ular bermata rubi menyeretnya jatuh ke dalam obsesi gelap seseorang yang selama ini mengintai dari balik bayang-bayang. Dunia mengenal Kay sebagai Ratu Sosial Media, tapi pria itu mengenal Kay sebagai gadis miskin dari kontrakan sempit yang menyimpan dendam pada masa lalunya. Saat seluruh reputasi yang Kay bangun dengan darah dan air mata runtuh dalam semalam, ia menyadari bahwa hidupnya bukan miliknya sendiri. Ia hanyalah sebuah mahakarya yang sedang dikendalikan oleh tangan tak terlihat. Terjebak di dalam benteng mewah yang dipenuhi ribuan foto dirinya, Kay harus menghadapi kenyataan pahit, jika pria yang merenggut kebebasannya adalah satu-satunya orang yang tidak pernah mengkhianatinya. "Aku tidak hanya memujamu, Kay. Aku memilikimu... bahkan sebelum kamu menyadarinya."
All Rights Reserved
#163
obsession
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hidden Chains
  • Sticky
  • Mi Amore
  • The Surgeon and The Camorra
  • The Dark Side Of The Protector
  • Tertukar dan Terikat
  • Trap
  • run
  • Malakai.
  • BAYANGMU DI MATAKU

Warning🔞. Cerita manipulasi, cerita gila⚠️ Meila Ayu Mahira terakhir kali terlihat saat hari wisudanya. Ia mengenakan toga, tersenyum tipis di foto, dan mengirim pesan singkat kepada keluarganya di Indonesia: aku sudah selesai. Setelah itu, tidak ada lagi kabar. Tidak ada tiket kepulangan yang digunakan. Tidak ada tanda ia kembali. Nomornya aktif namun tak pernah menjawab. Hari demi hari berlalu, dan Mei tidak pernah pulang. Bagi universitas, Mei adalah mahasiswa internasional yang lulus dan memilih tinggal. Bagi teman-temannya, Mei mungkin sibuk, mungkin menjauh, mungkin ingin hidup sendiri. Dan bagi dunia, Mei perlahan menjadi nama yang tidak lagi dicari. Padahal Mei tidak pergi ke mana pun. Ia masih hidup. Masih bernapas. Masih berada tepat di sisi seseorang yang memastikan ia tidak akan kembali. Cover from AI

More details
WpActionLinkContent Guidelines