Tanah Transmigran

Tanah Transmigran

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 28, 2026
Tahun 1952, di Purworejo, Jawa Tengah, Pertiwi, gadis lima belas tahun, anak bungsu seorang dukun-tabib sekaligus petani, menjalani hidup sederhana sebagai murid sekolah rakyat dengan keseharian membatik. Hidupnya berubah ketika ia dipaksa menikah dengan kepala desa yang telah beristri dua. Penolakannya membuat keluarganya dikucilkan di desa, dan Pertiwi memilih kabur. Takdir membawanya ke Lampung dalam gelombang transmigrasi awal, menyusuri tanah baru yang baru di buka dan keras. Di sana, ia berhadapan dengan gunjingan, konflik keluarga, dan pertentangan nilai antara masa lalu dan masa depan. Pertemuannya dengan Dima anak seorang kyai membuka jalan baru, namun juga menghadirkan ujian paling sunyi: menerima dirinya sendiri di tengah perbedaan latar, iman, dan warisan keluarga.
All Rights Reserved
#139
lampung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines