Langkah Menuju Akhir Bahagia

Langkah Menuju Akhir Bahagia

  • WpView
    Reads 15,364
  • WpVote
    Votes 2,001
  • WpPart
    Parts 95
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2026
Sinopsis Kim Soo Hyun dikenal sebagai CEO muda jenius yang memimpin salah satu perusahaan bisnis terbesar di Korea Selatan. Di mata publik, hidupnya nyaris sempurna-kekayaan, kekuasaan, dan kecerdasan yang tak terbantahkan. Namun di balik gemerlap itu, Soo Hyun terperangkap dalam keluarga yang penuh konflik dan ambisi gelap. Ibu tirinya, Kim Jung Nan, menginginkan seluruh hak waris sang ayah jatuh ke tangan putra kandungnya, Jung Hae In. Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru dipenuhi pertengkaran hebat dan kebencian yang terpendam. KimJung Nan tak pernah menginginkan Soo Hyun menjadi pewaris tunggal perusahaan keluarga. Bersama Jung Hae In yang dikuasai rasa iri dan dendam, ia menyusun berbagai rencana licik untuk menjatuhkan Soo Hyun-bahkan hingga mengancam nyawanya. Sabotase, pengkhianatan, dan bahaya terus mengintai setiap langkah Soo Hyun, tanpa pernah ia sadari siapa dalang di balik semua itu. Di saat takdir terus mengujinya, sebuah pertemuan tak terduga dengan Kim Ji Won perlahan mulai mengubah arah hidupnya. Namun sebelum cinta hadir dan menyembuhkan lukanya, Soo Hyun harus terlebih dahulu bertahan dari keluarganya sendiri. Karena terkadang, musuh paling berbahaya... adalah mereka yang tinggal serumah dengan kita.
All Rights Reserved
#2
soowon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines