Enemy but Mine [BL]

Enemy but Mine [BL]

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Apr 23, 2026
Di SMA swasta Moonwell, semua orang tahu satu nama yang sering membuat seseorang langsung mengenalnya, Marvel Kaldric. Marvel bersama geng (Isaac, David & Nael) adalah berandal kelas 11 yang ditakuti, terlalu tampan untuk dibenci dan terlalu berbahaya untuk dilawan-bahkan ketua kelasnya mengundurkan diri dari sekolah karena dibully. Suatu malam di club, Marvel bertemu seorang cowok bermata merah dengan senyum licik yang langsung membuatnya muak dan jengkel sejak tatapan pertama. Marvel mengira itu hanya pertemuan singkat. Marvel salah besar. Musuh terburuk bisa jadi satu-satunya yang paling menguasaimu. Enemy but Mine-ketika kebencian berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya. ⚠️ PERINGATAN ‼️⚠️ - Mengandung unsur dunia LBGT+. - Tidak berunsur atau mengacu ke agama. - Jangan salah lapak. - Dll++ Maaf bila ada kata kata yang tidak nyaman atau typo.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Candala [2]
  • BL- PROMISE
  • BELOVED
  • More Than Friends? [Completed]
  • WINUNO
  • Because Of Music
  • Sumpah ini Cinta [ DI APLIKASI KARYAKARSA]
  • ...
  • LONG BLACK
  • The Love That Won't Be Apart [ 3 ]

Satu tahun begitu mencekik hatinya. Meremas perasaan yang sedang bergejolak karena rasa cinta. Perpisahan dengan jarak dan waktu sebagai penghalangnya, kini terlawati sudah. Namun harapannya hanya angan belaka ketika kenyataan berkata lain. Tidak ada yang bisa mencegah ketika perubahan menyentuhnya. Semua berbeda, tidak lagi seperti dulu. Apakah hanya persepsi dirinya atau memang lelah sudah berteriak kepada hubungan mereka? Ini bukan dongeng yang bisa berakhir bahagia selamanya, ini adalah cerita dimana bahagia adalah awal dari segalanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines