Kita yang Gagal Pulang

Kita yang Gagal Pulang

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 8, 2026
Tidak semua cinta berakhir dengan kebencian. Sebagian hanya berakhir... dengan diam. Elara dan Damian pernah saling menjadi rumah. Di bangku sekolah, mereka belajar mencintai dalam bentuk paling sederhana tawa kecil, pesan malam, dan janji tentang masa depan. Namun ketika mimpi mulai berjalan ke arah berbeda, jarak datang membawa perubahan. Bukan orang ketiga yang merusak mereka, melainkan lelah, ego, dan perasaan yang tidak pernah benar-benar diucapkan. Saat Damian pergi mengejar mimpinya, Elara tertinggal dengan rindu yang tak sempat diberi nama. Mereka sama-sama ingin pulang, tapi tidak lagi tahu ke mana harus kembali. Kita yang Gagal Pulang adalah kisah tentang dua orang yang pernah saling mencintai sepenuh hati, namun kehilangan satu sama lain di tengah perjalanan. Tentang cinta yang tidak cukup kuat melawan waktu. Tentang rumah yang tidak selalu bisa dipertahankan. Dan tentang perpisahan yang tetap menyisakan rasa hangat... meski menyakitkan.
All Rights Reserved
#1
hujandancinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines