Ziyu adalah bintang muda yang sedang naik daun-aktor sekaligus model berbakat yang dikenal karena wajah tampannya yang dingin dan sikapnya yang tertutup. Ia membenci sorotan media yang invasif, apalagi setelah skandal lama yang membuatnya trauma terhadap privasi. Kini, ia hanya ingin bekerja, menjaga batas, dan hidup tenang.
Namun, bayangannya selalu diikuti oleh satu sosok: Tian Xuning.
Tian Xuning adalah fotografer freelance yang dulu pernah jadi jurnalis investigatif, tapi kini terbuang dari dunia jurnalisme resmi karena metodenya yang terlalu agresif. Ia mulai mengambil pekerjaan sebagai paparazi demi bertahan hidup-tapi Ziyu bukan sekadar target baginya. Sejak pertama kali melihat Ziyu di sebuah acara amal dua tahun lalu, Tian merasa ada sesuatu yang "berbeda" tentangnya. Obsesinya tumbuh diam-diam: memotretnya dari kejauhan, mengikuti rutinitasnya, bahkan mencatat setiap detail kecil dari hidup sang bintang.
Awalnya, Ziyu mengira itu hanya kebetulan-sampai ia menemukan foto-foto dirinya di tempat-tempat pribadi: di balkon apartemennya saat subuh, di kedai kopi favoritnya yang jarang dikunjungi orang, bahkan di pemakaman ibunya yang tertutup untuk umum. Semua diambil tanpa izin. Semua terasa seperti pelanggaran.
Ziyu marah. Ia melapor ke manajemen, menyewa pengawal, bahkan sempat mengancam akan menuntut siapa pun yang mengganggunya. Tapi setiap kali ia merasa aman... Tian muncul lagi-dengan senyum tipis, kamera di tangan, dan tatapan yang tak bisa diartikan: apakah itu cinta? Penyesalan? Atau hanya nafsu menguasai?
Perlahan, garis antara penguntit dan pencinta mulai kabur. Dan ketika rahasia masa lalu Ziyu mulai terungkap-rahasia yang bahkan Tian tak sadar telah ia abadikan dalam salah satu fotonya-keduanya terpaksa berhadapan: bukan hanya sebagai korban dan penguntit, tapi sebagai dua jiwa yang terluka, saling membutuhkan, namun tak tahu cara saling mempercayai.
Todos los derechos reservados