Girl with her destiny

Girl with her destiny

  • WpView
    Reads 221
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
Berawal dari menjaga seorang gadis yang di bully di sekolah namun seiring berjalannya waktu tiba-tiba tumbuh perasaan aneh di hati arze yang sulit untuk dia mengerti, ada rasa ingin melindungi, ingin selalu ada untuk gadis itu. //plakk Tamparan keras mendarat di pipi mulus gadis itu. "dasar anak sialan! gara-gara kamu suami saya meninggal!!" mora membentak keras. "maaf bu maafkan aku, karena kelahiranku ayah jadi meninggal " lirih Vana sambil memeluk kaki mora, ibunya. mora menjambak rambut vana, beberapa helai rambut rontok di tangannya yang membuktikan seberapa kuat jambakan itu. "bodoh! kamu anak pembawa sial!!" teriak mora sambil menguatkan jambakan pada rambut vana. bahkan vana bisa merasakan perih di kulit kepalanya akibat jambakan kuat itu. ___________________________________________________ "ze lo sebenarnya sayang sama vana kan? gw bisa liat itu di mata lo, saat lo natap dia" ucap reygan yang duduk di sebelah arze. "entahlah rey, gw gak ngerti dengan perasaan gw sendiri apakah itu cinta atau cuma prihatin" jawab arze dengan ekspresi yang sulit untuk di baca.
All Rights Reserved
#754
tawa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines