Target: Mantan calon Ayah Mertua
"Kalau nggak bisa jadi istrinya, ya jadi Ibunya!"
Aruna baru saja memecahkan rekor dunia sebagai "Wanita Paling Sial Abad Ini". Bayangkan saja, sebulan sebelum pernikahan, tunangannya-Gery-memutuskan hubungan mereka hanya lewat pesan WhatsApp dengan alasan "kurang frekuensi". Gery kabur ke Bali untuk "healing", meninggalkan Aruna dengan tumpukan cicilan gedung dan undangan yang sudah jadi bungkus gorengan.
Dendam? Oh, jelas. Tapi Aruna tidak mau cuma sekadar menyiram air ke muka Gery. Aruna ingin balas dendam yang elegan, yang membuat Gery harus mencium tangannya setiap hari lebaran sambil memanggilnya... "Mama".
Targetnya satu: Bramantyo, ayah Gery. Duda kaya, dingin, dan berwibawa yang auranya lebih beku daripada bunga es di kulkas dua pintu.
Misi Aruna sederhana:
1. Masuk ke kehidupan Bram.
2. Membuat Bram jatuh cinta.
3. Menikah, lalu menikmati wajah syok Gery saat tahu mantan tunangannya resmi jadi ibu tirinya.