Di balik tembok kokoh kompleks elit Grand View, empat keluarga besar-Pradana, Mahendra, Laksana, dan Adhyaksa-hidup berdampingan dalam harmoni yang chaotic. Sebelas gadis dengan kepribadian yang bertolak belakang terikat dalam satu algoritma takdir yang rumit: ikatan persaudaraan.
Bagi dunia luar, mereka tampak sempurna. Namun, di balik pintu tertutup, masing-masing menyimpan beban. Jiyanna berjuang menjaga martabat keluarga sendirian, Rosellyan menyembunyikan kerapuhan di balik topeng kesempurnaan, Lalisa menyembunyikan kelembutan di balik kepalan tangan, dan Jennifer mencari sesuatu yang nyata di tengah kemewahan semu.
Ini bukan sekadar cerita tentang tetangga yang rukun. Ini adalah kisah tentang bagaimana luka bisa menjadi perekat yang paling kuat, bagaimana musuh bisa menjadi satu-satunya tempat bersandar, dan bagaimana cinta-dalam segala bentuknya-selalu menemukan jalan pulangnya, bahkan ketika ingatan mencoba melupakannya.
Ketika logika tak lagi bisa memecahkan masalah hati, akankah mereka bertahan menghadapi badai yang mencoba meruntuhkan benteng persaudaraan mereka?