Nirwarna Nirrasa

Nirwarna Nirrasa

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 31, 2026
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Alternate Universe (AU)
Original Character (OC)
Romance
Zivianna hidup dalam dunia yang Nirwarna. Baginya, bunga-bunga adalah keindahan tanpa aroma dan hujan hanyalah air yang jatuh tanpa nyawa. Sepuluh tahun sejak sebuah tragedi merampas indra penciumannya, ia hanya mampu meraba tekstur dunia tanpa pernah bisa menghirup jiwanya. Yossi menetap di sebuah benteng yang Nirrasa. Setelah pengkhianatan meruntuhkan harapannya, ia memilih untuk mematikan saklar perasaannya. Ia ada, namun ia menolak untuk kembali merasa. Ia adalah keheningan yang berjalan di tengah keramaian. Hingga sebuah tabrakan kecil melepaskan aroma kayu manis dari tubuh Yossi-satu-satunya "suara" yang mampu didengar oleh saraf Zivi yang telah lama padam. Zivi adalah pencari aroma warna dan Yossi adalah pemilik rasa yang tersembunyi. Dua jiwa yang hancur, mencoba membangun kembali rumah mereka dari serpihan kertas di tengah badai masa lalu. "She was a garden without a scent, and he was a sanctuary without a pulse. Together, they were a house made of paper, waiting for the wind to finally let them fly."-Nirwarna NIrrasa, 2026.
All Rights Reserved
#801
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The King & The Doctor ✓
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • JEEVANA
  • Second
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Given || Ju Jihoon

Aresh-seorang Dokter dari zaman Modern tiba-tiba terlempar ke sebuah negeri kuno yang masih ketinggalan zaman. Ia siap untuk mengacak-acak kerajaan mereka dengan kejeniusan, dan ilmu pengetahuannya yang sudah modern. Awalnya Aresh memutuskan untuk membantu mereka dengan menjadi pelayan istana, tapi ... ketika ia teringat bahwa dirinya itu cukup di hargai di tempat asalnya, dia berubah pikiran. "Bersumpahlah kau akan menjadi pelayanku yang setia!" -Raja Shaka "Pelayan? Bodoh ... aku juga ingin menjadi seorang raja." -Aresh

More details
WpActionLinkContent Guidelines