Bagi seluruh siswa SMA Gukje, Joedgar adalah sebuah mahakarya. Ketua OSIS yang kharismatik, Kapten Basket yang tak terkalahkan, dan pangeran yang memiliki segalanya. Namun, di balik seragam yang selalu rapi dan senyum dingin yang mematikan, Joedgar hanyalah seorang tawanan. Ia hidup dalam sangkar emas yang dibangun oleh ambisi gila kakaknya, Arlo, dan hanya bisa bernapas saat berada di bawah pohon maple bersama Eca, satu-satunya gadis yang tidak tahu bahwa Joedgar sedang hancur lebur.
Namun, rahasia adalah beban yang berat. Saat Han mulai mengincar posisinya sebagai kapten dan Raka mencoba menarik Eca keluar dari dunianya, retakan di topeng Joedgar mulai terlihat.
Joedgar harus memilih: Terus berpura-pura menjadi sempurna hingga napasnya habis, atau melepaskan mahkotanya dan membiarkan dirinya gugur bersama daun maple yang memerah.
"I promised to protect you, Eca. But who's going to protect me from myself?"
Sebuah kisah tentang tekanan, ambisi, pengorbanan, dan cinta yang hadir di waktu yang salah. Bersiaplah untuk jatuh, karena di SMA Gukje, tidak semua pahlawan berakhir dengan piala di tangan