3 baby boy

3 baby boy

  • WpView
    Reads 36,773
  • WpVote
    Votes 3,181
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2026
"aku takut rasa cinta ini menghancurkan semuanya" ucap laki laki itu "cinta itu adalah rasa yang tidak bisa di paksa, ga bisa di paksa berhenti, dan ga bisa di paksa untuk terus mencintai" ucap wanita itu "rasa sayang saya ke kamu itu bukan cinta seperti orang yang lagi kasmaran, tapi rasa sayang dan cinta saya itu seperti ibu ke anaknya" ucap wanita itu "sial, gw salah dalam memahami rasa, gw ga bisa nerima kenyataan ini ternyata gw melibatkan cinta di dalamnya" ucap laki laki itu jika ada yang menjiplak atau meniru cerita/ karya saya,anda akan berurusan dengan hukum karna telah melanggar undang-undang dan mengambil hak orang lain,maka dari itu bijaklah dalam membuat cerita⚠️
All Rights Reserved
#299
ch2
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)

Zanuel Luca Korzh seorang anak bungsu dari keluarga terpandang di daerah kota ini. Namun, keistimewaannya membuat dirinya berbeda dari anggota keluarganya yang lain. Dia memang dingin, culun, cupu dan bau. Kalau keluarga besarnya mengatakan dia adalah keturunan yang gagal. Ia memiliki satu rahasia yang tidak pernah ada satupun keluarganya tahu, bahwa dirinya masih menyusu memakai dot bayi berwarna bening dengan puting silikon yang enak untuk di hisap baginya. Suatu hari semuanya mulai terkuak setelah cucu bungsu keluarganya itu mulai tinggal di rumahnya. Lantas apakah yang akan terjadi jika keluarganya tahu bahwa ia masih menyusu? Cover by Me with Ibis Paint

More details
WpActionLinkContent Guidelines