Milk belajar bahwa mencintai tidak selalu berarti memiliki. Kadang hanya berarti bertahan lebih lama dari yang seharusnya.
Ia kehilangan kebebasan, lalu kehilangan cinta,
dan ketika Love kembali, luka lama ikut pulang bersamanya.
Milk pergi bukan karena ia berhenti mencintai,
melainkan karena ia lelah disakiti oleh perasaan yang sama.
Namun jika cinta itu belum benar-benar hilang,
apakah yang berakhir hanyalah waktunya?
Todos los derechos reservados