The Second Life of the Introvert

The Second Life of the Introvert

  • WpView
    Reads 856
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2026
Dunia telah terbalik. Ratusan tahun lalu, eksperimen genetik seorang ilmuwan gila mengubah umat manusia menjadi hibrida hewan. Kini, memiliki telinga serigala atau sayap burung adalah standar kecantikan dan kekuatan. Sebaliknya, menjadi manusia murni adalah sebuah kelangkaan yang berbahaya-mereka bukan lagi penguasa, melainkan komoditas antik yang diburu untuk dikurung dalam sangkar emas. Lyuun Vesperis Aristhè (Riu) adalah salah satu dari fosil hidup itu. Demi bertahan hidup, Riu harus memakai identitas palsu yang diberikan ibunya: Manusia Tikus. Dengan memakai bando telinga kusam dan ekor imitasi murahan. Di sekolah yang penuh dengan predator puncak seperti manusia singa dan serigala, Riu melangkah dengan kepala tertunduk. Dia rela menjadi sasaran perundungan sebagai "si tikus lemah" asalkan rahasia kulit bersihnya tidak terungkap. Namun, di lorong-lorong sekolah yang menyimpan misteri kelam, penyamaran Riu berada di ambang kehancuran. Satu kesalahan kecil, dan dunianya akan berakhir di balik jeruji kolektor.
All Rights Reserved
#432
overprotektif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hit The Mask
  • The Unfinished Story
  • A Small Gift From God
  • THE DIAMOND'S RETURN
  • 𝕾𝖙𝖊𝖑𝖑𝖆𝖗 𝕲𝖗𝖆𝖓𝖉𝖊 𝕸𝖆𝖗𝖉𝖛𝖜𝖎𝖈𝖐 [Slow up]
  • RE-PATER
  • Edden
  • CHANDRAKUMARA
  • FIGURAN KESAYANGAN
  • Alexander von Goethe

[Hidup itu cuma sekali] "Bagus. Siapa juga yang mau mengulang kehidupan?" Natheo tentu akan menolak hal tersebut dengan serius. Sudahlah ujiannya tidak sesuai dengan kisi-kisi, tanpa tutorial pula. Namun seperti kata pepatah, semakin ditolak, maka semakin dekat pula apa yang tidak diharapkan tersebut. Dirinya sadar jika ia terlempar dan kembali ke masa lalu. Kembali ke rentang umur dari setengah hidupnya saat ini, masa dimana ia menyaksikan sendiri tubuh ibunya yang ditelan bumi. Air matanya mengalir turun. Bukan, ia bukan menangis karena fakta ibunya yang sudah meninggal dunia, melainkan karena takdir membawanya kembali ke titik waktu, tempat ia berpijak sekarang. Bajingan. Natheo sangat tidak menyukai pemikiran tentang kesempatan kedua dari Tuhan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines