They Are Not Your Children!![bl] [on going]

They Are Not Your Children!![bl] [on going]

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 26, 2026
dunia Zyan hancur rasanya saat ia di nyatakan hamil anak kakak tirinya.... "Udah gw bilang mereka bukan anak lo!!" "aku tau kau berbohong Zyan..." "g-gw gkk bohong!!" "benarkah?...lalu apa ini?..." -------------------------------------------- Kepo??, langsung baca aja seng -------------------------------------------- proses.... •10%~ •20%~ •30%~ •40%~ •50%~ •60%~ •70%~ •80%~ •90%~ •100%!!! ---------- -cerita ini hanya karangan fiksi jadi jangan terlalu di anggap serius -cerita bertemakan bl/bxb yg gkk suka minggat dari book gw -gkk suka??,tinggal pergi gkk usah komplain -setiap bab terdiri dari 500/1000 kata kalo auth sibuk -Selalu tinggalin jejak votmen biar makin semangat ------------ Start[26/01/25] Finish[?]
All Rights Reserved
#7
cowohamil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • Drama di Pintu Kosan
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Chana's Transmigrasi
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Mission
  • Change The Plot (Niel)

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines