Stepfather; The Forbidden Glipmse🔞

Stepfather; The Forbidden Glipmse🔞

  • WpView
    Reads 46,579
  • WpVote
    Votes 3,794
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2026
Harris menemukan alasan untuk hidup pada Azana. Perhatiannya yang awalnya wajar-menjemput, memberi hadiah, mendengarkan ceritanya-berubah secara halus. Ia mulai mengagumi Azana bukan sebagai anak, tetapi sebagai seorang wanita. Ia menyimpan foto-foto Azana di folder tersembunyi di laptopnya, mengingat detail percakapan mereka, dan merasa rumah menjadi "hidup" hanya saat Azana ada. Ketika Azana memperkenalkan Harland-pacarnya. Harris merasakan sakit yang dalam. Setiap kedatangan Harland ke rumah adalah siksaan baginya. Ia mengamati setiap interaksi mereka dengan hati yang panas. Ia mulai menyelidiki latar belakang Harland secara diam-diam, mungkin melalui kenalan atau bahkan menyewa orang, untuk mencari celah.
All Rights Reserved
#158
harqeel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Three Crowns Entwined | HARQEEL
  • Between Takes
  • HARRY, GUE HAMIL! 🔞 | HARQEEL
  • Step Mother | HARQEEL
  • SIANIDA
  • Sweet Jerk | HARQEEL (Complete√)
  • Satu Atap
  • A Love Beyond Control ( Harqeel )
  • Marriage Without Love
  • My Childish Boyfriend | HARQEEL

Untuk menyelamatkan grup keluarga yang hampir bangkrut tiga saudara yang sangat cantik diberi misi untuk menaklukkan tiga pangeran grup paling berpengaruh di Indonesia. Trio cantik pun menggunakan gara-gara licik dengan versi masing-masing. "Maaf, soal tadi." "Lupakan saja." "Biarkan aku menebusnya." Amora mencium bibir Bentala, bersama dengan blitz kamera orang yang sudah dia bayar sebelumnya. Bentala segera mendorong Amora kuat. "Kasar sekali pada wanita!" "Apa yang kamu lakukan?! Lancang sekali!" Marah Bentala. "Kenapa? Tidak Terima? Kamu bisa membalasnya kapan saja kok. Ini kartu namaku." Amora memberikan kartu namanya sebelum pergi, Bentala menggeram kesal. "Wanita sialan!" *** "Aku tahu aku memang sangat memesona, tapi tidak sopan memotret orang tanpa izin." "Aku tidak memotretmu." "Temanku bilang sejak tadi kamu membidikku." "Aku sedang memotret semut, tidak percaya lihat saja sendiri." Aurora mengambil kamera dan benar saja tidak ada wajahnya di sana, "Tetap saja ada bagian tubuhku yang kamu potret di sini." "Silahkan hapus."

More details
WpActionLinkContent Guidelines