KARIKALA NANDAR

KARIKALA NANDAR

  • WpView
    Membaca 135
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 15, 2026
Kisah panjang sejarah Kerajaan Khantara yang melalang buana. Tentang perjuangan seorang kesatria sejati yang di kutuk sebagai perempuan. Pengorbanan yang membuahkan hasil sampai terbebas dari kutukan. Mahendra Nandar, menjadi raja selanjutnya dan memiliki tujuh putra dan satu putri. Cerita ini mengkuak alasan sebenarnya dari perang saudara dan hangusnya bumi Khantara. Lembaran baru sudah di mulai, putra kedua Mahendra, yaitu Candresh Nandar memimpin Khantara sebagai pemuas dendam dan luka yang mendalam, namun hukum Khantara masih berdiri tegap, raja tanpa putra akan di buru seperti babi hutan di masa tuanya. Kekuatan Candresh hampir tak tertandingi, sejarah Khantara menuliskan amarah dan dendamnya menembus langit. Seperti kilatan petir ia tak pernah mundur atau kalah, ia menjadi monster kejam yang tak punya perasaan. Sampai takdir membawanya pulang dan Khantara di pimpin oleh penerus yang sebenarnya, yaitu cucu Mahendra, putra dari anak ketiga Mahendra yang di asingkan. WARNING Cerita ini tergolong dewasa dan hanya karangan semata. Bijaklah dalam memilih bacaan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Asmaranala
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor
  • SUAMI KAISAR

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan