Obálka příběhu pro Turtle With a Letter od Lutiya
Turtle With a Letter
  • WpView
    přečtení 34
  • WpVote
    Hlasy 0
  • WpPart
    Části 4
  • WpView
    přečtení 34
  • WpVote
    Hlasy 0
  • WpPart
    Části 4
Rozepsáno, poprvé publikováno led 27
Pro dospělé
2 nové části
Hari ini, nabastala tuhan begitu indah, sayangnya teramatlah aksa karya yang dibuatnya, hingga tiada asa aku dapat meraihnya. 

Ku kira hanya dimasa aku berdiri sekarang, ternyata aku salah, setiap detakan denyut nadi, pada saat matahari memproses fotosintesis, bahkan hingga membran sel tidak berfungsi lagi, dia tetap menawan, tidak berubah, bahkan bertambah. tetapi sama saja, aku tidak dapat lagi menggenggamnya.

"ju" ucap Renkae dengan suara lirih hingga hampir tidak terdengar. Jhuya menyadari ada hal yang ingin di bicarakan dan ia menjawab pelan  "kenapa?" 
 dua pasang mata memuja pemandangan di depannya. Cahaya senja menguning cerah, rumput basah meninggalkan aroma sebab hujan turun sebelumnya.

"kalau chico mati apa kamu akan beli yang baru?" hening sejenak, empat mata yang masih terpatung pada keindahan karya tuhan di depannya.
"apa kamu tau bahwa raga yang sama tetap memiliki jiwa yang berbeda?" tanya Jhuya balik
Renkae menjawab "ya, kutau. aku nemu kata-kata itu di quotes ig"
angguk jhuya.
"tapi kan kamu menyukai penyu, apa tidak masalah kamu ga pelihara lagi?" sambung Renkae. mendengar itu Jhuya menoleh ke arahnya, kedua insan sejenak saling menatap, dua detik mengalihkan dan fokus lagi menikmati cahaya sore.
"sebab aku menyukainya, aku tidak akan memiliki jiwa yang lain" jawab jhuya.

___________________
(cerita murni karya author)
(just enjoy reading)
Všechna práva vyhrazena
Pro přidání Turtle With a Letter do své knihovny a dostávání aktualizací se zaregistruj
nebo
Pokyny k obsahu
Taky se ti může líbit
The Red Gown od Dear_AS
Části: 13 Dokončeno Pro dospělé
Rate 21+ Romance-fantasy Fanfiction Story [Hanya tersedia 10 part, Full Chapter tersedia di Googleplay Books link on my bio] - Aku terobsesi dengan warna merah. Aku bermimpi pada hari pernikahanku, gaun merah berbahan sutra terbalut sempurna pada tubuhku. Itulah impianku. Itulah mimpiku. Namun hingga saat ini kekasih yang kucintai dan mencintaiku belum dapat memastikan kapan kami akan membawa hubungan ini ke jenjang pernikahan, apalagi melamar ku? Menyedihkan sekali! Seo Joohyun, idola cantik penyuka warna merah, kulit seputih gading miliknya sangat indah jika berpadu padan dengan warna merah yang menyala. Seorang penyanyi idola wanita berusia 26 tahun yang kini berada di puncak karier, namun hal itu tak lantas membuatnya menjadi wanita paling bahagia di dunia ini. Masalah percintaannya baik-baik saja, namun pria yang ia cintai selalu menunda kepastian pernikahan yang menjadi impian mereka selama lima tahun ini. ---- Bau Anyir dari air berwarna merah pekat adalah salah satu dari dua hal yang paling aku sukai. Hal kedua akan kudapatkan suatu saat nanti. Come into darkness, bringing the virgin blood here... Cho Kyuhyun, pewaris tahta tertinggi kerajaan Vampire yang sudah berusia lebih dari 300 tahun, dalam penantian panjang dia menunggu saatnya bertemu dengan dara perawan yang akan membuatnya menjadi raja dan wanita tersebut akan menjadi ratunya. Memang kedengarannya sedikit tidak waras, tapi semua ini nyata adanya. ---- Seo Joohyun dan Cho Kyuhyun, mereka berasal dari dua dunia yang berbeda, bagaimana jika takdir Tuhan bermain diantara mereka? Copyright © 2019 by Dear_AS
Taky se ti může líbit
Slide 1 of 10
Wicked Bond cover
MENGGAPAI TAKDIR cover
Skyline Marriage cover
One Shoot cover
GUMI cover
The Cold Ceo's Hidden Heir  cover
Meet The Dracula cover
Apakah ini cinta season 2  cover
If We're Destined ✓️ cover
The Red Gown cover

Wicked Bond

Části: 19 Rozepsáno Pro dospělé

(21+) Seluruh karya Tilly D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta). *** Sepuluh tahun yang lalu, ketika Amora Georgina Maxwell berusia empat belas tahun, ia menyatakan perasaannya pada Benjamin Caiden, dengan menyimpan surat cinta dan minuman di tas pria itu. Namun, surat yang seharusnya tersimpan di tas Ben, justru tersimpan di tas musuh besarnya, Marvin Easter, si tampan penuh kharisma-yang paling Amora benci dan hindari. Sepuluh tahun kemudian, takdir memutarbalikan kehidupan Amora di mana ia bukan lagi si cantik-kaya-raya keluarga Maxwell. Dia berada di jalanan New York yang kumuh, berusaha mendapatkan pekerjaan di samping preman-preman itu mengejar Amora untuk menjualnya ke rumah bordil. "Nona sombong yang angkuh, kita bertemu lagi." Marvin Easter berdiri di hadapan Amora dengan penampilan yang luar biasa tampan. Hingga untuk beberapa saat, membuat Amora terpaku. Tak memercayai pandangannya. "Marvin?" Marvin menatap Amora dengan menggoda. "Ya, Amora Maxwell. Long time no see, huh?" Sial. Amora tahu dia dalam masalah ketika Marvin menjadi malaikat penolongnya malam itu. Karena ciuman di bibirnya sepuluh tahun lalu, terasa berbeda dengan ciuman pria itu di atas bibirnya sekarang.