COKLAT

COKLAT

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 1, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Rainbow adalah seorang perempuan yang tumbuh dengan sedikit kemanjaan dan banyak kehilangan. Ia hanya tinggal bersama ibunya satu-satunya rumah yang tersisa, sejak ayahnya tak lagi menjadi bagian dari hidupnya. Perceraian itu terjadi saat Rainbow baru menginjak SMP kelas satu, usia ketika dunia seharusnya masih terasa utuh. Sejak hari itu, dirinya memikiki slogan: "Tanpa pacar, tanpa suami, aku tetap bisa bahagia." Lalu datanglah Flip. Seorang pria yang perlahan meruntuhkan keyakinan yang selama ini Rainbow bangun. Flip membuatnya percaya bahwa kebahagiaan bisa datang dalam bentuk lain. Bahwa memiliki seseorang untuk digenggam hatinya bukanlah sebuah kelemahan. Slogan itu pun berubah: "Memiliki Flip sebagai pacar akan membuat Rainbow bahagia." Namun hidup, seperti biasa, tidak selalu berjalan sesuai harapan. Dan Rainbow pun harus berhadapan dengan kenyataan bahwa tidak semua yang diyakini akan berakhir seperti yang dibayangkan.
All Rights Reserved
#280
thailand
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines