Di dunia yang tampak biasa, tidak semua luka terlihat oleh mata. Sebagian menjelma menjadi ruh jahat-lahir dari trauma, dendam, dan amarah yang tak pernah selesai. Mereka tidak berkeliaran tanpa bentuk, tetapi bersembunyi di dalam manusia: para inang yang masih bernapas, berjalan, dan hidup seperti orang lain.
Tokoh utama adalah seorang Remaja berusia 18 tahun-sang penyegel.
Ia mampu melihat retakan gelap dalam diri manusia, tanda bahwa sesuatu yang bukan manusia sedang menumpang hidup. Tugasnya bukan sekadar bertarung, melainkan memilih: menyelamatkan inang atau memusnahkan ruh yang bersemayam di dalamnya. Masalahnya, dunia tidak hitam dan putih. Tidak semua inang adalah korban polos. Tidak semua ruh jahat ingin menghancurkan tanpa alasan. Dan sang penyegel sendiri tidak selalu berada di sisi yang benar.
Setiap segel yang ia buat meninggalkan bekas-bukan hanya pada musuh, tetapi juga pada nuraninya. Semakin banyak ruh yang disegel, semakin kabur batas antara keadilan dan ego.
Karena terkadang, yang paling berbahaya bukanlah ruh jahat... melainkan keputusan manusia yang merasa dirinya benar.
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA!]
°°°°°°°°
Setelah memutuskan untuk keluar dari rumah, Anin melanjutkan hidupnya karena sudah tidak ada lagi Bunda yang selalu menerimanya dengan baik. Hari-harinya diisi dengan kuliah dan kerja, seperti manusia lain yang berjuang bertahan dan berdiri di atas kakinya sendiri.
Semua berjalan sebagaimana mestinya.
Hingga sebuah insiden menimpa gadis yang tidak pernah siap menghadapi apa pun selain hidupnya sendiri. Sebuah kejadian dan suatu keputusan yang merubah jauh kehidupannya.
"Biarkan anak saya bertanggung jawab atas apa yang telah ia perbuat kepada kamu, ya?"
°°°°°°°°
Tulisan ini murni dari karya dan pikiran sendiri.
Mentahan cover by : pinterest
Editing by : channaryrn
MASIH TAHAP ON GOING DAN REVISI
Harap bijak dalam membaca!
Happy Reading^_^