"The Architect of Misery"
Dia adalah penguasa takdir di atas kertas putih. Baginya, tinta adalah darah dan pena adalah belati. Saat dunia nyata meruntuhkannya dengan perundungan dan ekspektasi yang mencekik, dia membalas dendam melalui aksara.
Dia menciptakan sebuah boneka malang untuk menampung semua kebenciannya-seorang antagonis yang dia beri namanya sendiri, hanya agar dia bisa menyiksa dirinya sendiri tanpa benar-benar mati.
Namun, garis antara fiksi dan realitas memudar saat napasnya terhenti di dunia nyata.
Terbangun dalam balutan sutra di kamar semegah istana, dia menyadari satu hal mengerikan Dia bukan lagi sang penulis.
Dia adalah sang pendosa yang dia ciptakan untuk mati. Di hadapannya, tujuh pria yang dia rancang untuk menjadi algojonya kini menatapnya dengan benci.
Satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan tidak menjadi dirinya yang dulu. Namun, saat dia mulai menutup aurat dan menutup hatinya, takdir yang dia tulis justru berkhianat. Para pemangsa yang seharusnya menghancurkannya, kini justru berlutut di bawah kakinya.
Dapatkan dia kembali ke dunia nyata sebelum tinta kematian menjemputnya? Atau ia akan terjebak selamanya dalam cinta yang ia tulis sebagai kutukan?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
PERINGATAN / DISCLAIMER
Not all characters are mine.
Karakter Boboiboy dan beberapa karakter lainnya adalah milik Monsta.
Saya hanya meminjam beberapa karakter untuk keperluan cerita fanfiksi ini.
Semua alur cerita, karakter tambahan, dan pengembangan plot adalah milik penulis
All Rights Reserved